WELCOME TO INDRADIMARZA BLOG - SELAMAT MEMBACA ^_^

Senin, 29 Oktober 2012

STORAGE PADA MOBILE DEVICE


(Part 4)
Perangkat mobile pada umumnya dapat menyimpan informasi pada tiga lokasi. Salah satunya adalah memori internal. Memori internal pada perangkat mobile terdiri dari RAM ( Random Access Memory) dan ROM (Read Only Memory). RAM adalah ruang memori pada perangkat mobile yang dapat digunakan untuk menyimpan sementara informasi selama perangkat melakukan tugas. Saat perangkat dimatikan, semua data dalam RAM umumnya akan hilang. ROM umumnya pre-diprogram, sering dirancang untuk melakukan tugas-tugas diskrit tertentu. Perangkat mobile juga menyimpan informasi dalam SIM ( Subscriber Identity Module ) dan kartu memory. terakhir, perangkat mobile dapat menyimpan informasi tentang berbagai mesin dan perangkat lainnya yang berinteraksi dengan perangkat mobile, termasuk server email, server dari selular penyedia jasa ( untuk pesan teks), dan komputer pribadi.

A. TABLET
Tablet merupakan perangkat komputer layar sentuh. Teknologi tablet digital ini memungkinkan pengguna computer untuk mempergunakan stylus atau pulpen digital selain keyboard ataupun mouse.
Istilah tablet dipopulerkan oleh Microsoft pada tahun 2001, tetapi PC tablet sekarang mengacu pada setiap komputer pribadi yang berukuran tablet, jika pun ada tidak menggunakan Windows melainkan sistem operasi PC yang lain. Tablet dapat menggunakan papan ketik virtual dan pengenalan tulisan tangan untuk input teks melalui layar sentuh.
Perangkat keras sebuah tablet pada umumnya hampir sama dengan seperti netbook, yang memiliki prosessor, RAM, storage, hanya saja pada tablet menjadi satu kesatuan, yang dinamakan SoC (system on a chip).
Tempat penyimpanan informasi pada sebuah tablet terdiri dari memory internal yang terbagi jadi dua yaitu internal tablet storage serta internal SD card. Biasanya sebuah tablet menyediakan slot yang dapat digunakan untuk menambah kapasitas penyimpanan informasi yang lebih besar dengan menambahkan MicroSD.

B. Handphone dan PDA (Personal Digital Assistant)
PDA adalah sebuah komputer seukuran telapak tangan yang dapat digunakan untuk menyimpan, meng-akses dan meng-organize informasi. Beberapa PDA bekerja dengan menggunakan sistem operasi berbasis Windows atau juga sistem operasi Palm. Biasanya PDA juga dilengkapai dengan virtual keyboard pada layarnya dan juga dapat menggunakan keyboard tambahan yang dipasang ke PDA agar proses input menjadi lebih cepat. Proses memasukkan data yang paling umum pada PDA adalah lewat Stylus Pen yang disertakan bersama PDA tersebut, sehinga kita dapat memasukkan huruf dengan menuliskannya pada permukaan layar PDA dengan menggunakan software Grafitti.
HP(HandPhone) dan PDA (Personal Digital Assistants)sudah tak dianggap sebagai barang mewah lagi . Dari sekian banyak teknologi yang berkembang, salah satunya HP dan PDA lah yang sudah berkembang pesat dan sudah bermasyarakat bahkan sampai kalangan menengah kebawah.
HP dan PDA dapat digunakan untuk berkomunikasi jika sudah terpasang SIM(Subscriber Identity Module) dari salah satu provider telekomunikasi. MS(mobile station) dilengkapi dengan sebuah smartcard yang dikenal dengan SIM (Subscriber Identity Module) yang berisi nomor identitas pelanggan. Dengan memasukkan SIM ke dalam terminal GSM (handphone), pemakai dapat menerima panggilan, melakukan panggilan, dan memperoleh layanan yang lain seperti SMS, MMS serta GPRS.
Dari SIM (Subscriber Identity Module) itu semua data pelanggan akan terinput ke Home Location Register (HLR) yang merupakan bagian system dari Network Switching System (NSS). HLR adalah jaringan database tersentral yang menyimpan dan mengatur semua mobile subscription yang dimiliki operator tertentu.HLR bekerja sebagai penyimpanan permanen untuk informasi subscription seseorang sampai subscription itu dibatalkan.
Data SIM (Subscriber Identity Module) pelanggan bisa kita lacak keberadaan lokasi asal SIM card bersangkutan dengan menggunakan aplikasi HLR Lookup.
Pada PDA palm, terdapat device RAM-based “always on”. Hal tersebut merupakan kelebihan sekaligus kelemahan dari PDA Palm. Karena RAM volatile memerlukan arus yang konstan. Jadi ketika baterai run down, informasi akan terhapus. Data akan hilang jika belum dilakukan sinkrinisasi ke desktop. Untuk mengatasi masalah ini, pembuat PDA menyertakan slot untuk nonvolatile flash memory. Memori tersebut berguna untuk menyimpan data saat daya dimatikan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar